Jumat, 18 November 2016

KISAHKU



KISAHKU
      Sebelum kami berangkat ke BUPER ( Bumi Perkemahan ) seminggu sebelum tanggal yang ditentukan, kami mulai menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang harus kami bawa. Saat persiapan  yang reka kami lakukan saya merasa kadang ingin marah kepada anggota  saya karena mereka susah di atur tapi dari semua ini saya juga belajar untuk  menjadi seorang  pemimpin yang bertanggung jawab walaupun hanya dari hal kecil.karena kita juga belajar dari hal yang kecil barulah kita bisa mencoba untuk hal yang lebih besar. Setelah persiapan selesai, kakak panitia mengecek apakah  sudah beres semua atau belum.  Setelah pengecekan selesai kami pun berkumpul dihalaman untuk arahan selanjutnya sambil kami menunggu kendaraan yang kami gunakan datang,kami diberi waktu untuk istirahat.
     Saatnya kami berangkat ke BUPER(Bumi Perkemahan), kami menempuh perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan dan ketika hamper tiba di BUPER ( Bumi Perkemahan ), banyak peserta yang mabuk karena capek. Saat kami datang,kami diarahkan untuk mendirikan tenda setelah kami mendirikan tenda, kami persiapan untuk masak. Setelah kami masak dan makan, kami diarahkan masuk  ruangan untuk mempersentasikan hasta karya  yang telah kami buat. Sesudah itu kami melakukan ibadah, ada hal yang tidak kami inginkan terjadi saat kami pertama datang di BUPER (Bumi Perkemahan ), ada satu peserta yang kerasukkan  setelah mencari kayu ke hutan ternyata kata kawan-kawannya dia berbicara hal-hal yang tidak pantas. Jadi dari sini kita harus belajar menjaga kata-kata kita jangan sampai kita berbicara yang tidak pantas karena kita manusia juga pasti marah kalau kita dibicarakan orang lain apalagi mereka yang tidak kita lihat.
    Setelah kejadian itu ada peserta yang kerasukan lagi  dan saat mereka sudah sadar kami melanjutkan acara kami dan setelah acara hari pertama selesai saatnya kami tidur dan istirahat untuk kegiatan besoknya. Kami disana bangun tidur cepat jadi yang tidak biasa untuk bangun cepat harus terbiasa, setelah bangun kami melakukan senam pagi dan persiapn untuk upacara pagi, setelah itu saatnya masak dan makan. Dan setelah itu kami terjun kea lam bebas kami tidak boleh mandi dulu saat itu, setelah kegiatan hari ke 2 kami sangat merasa capek dan sampai hari ke 3 saatnya kami persiapan untuk kegiatan yang lainnya dan juga persiapan untuk pulang dari BUPER ( Bumi Perkemahan ). Ketika kami pulang tiba-tiba diperjalanan banyak peserta yang mabuk dan kerasukan, ini hal yang belum pernah saya lihat sebelumnya termasuk saya juga mabuk dan kondisi saya lemas saat datang ke kampus saya tidak ingat apa-apa karena pingsan dan kami juga diliburkan untuk hari seninnya.
   Hari selasa yang kerasukan kambuh lagi dan kami mengadakan doa bersama dikampus, ternyata tanpa kami duga roh jahat it uterus mengganggu kami sampai-sampai dia memberi pesan  melalui teman kami bahwa  kami hanya mengusir  dia bukan menyuruh dia tenang. Jika kami tidak melalukan apa yang dia minta maka aka nada korban dalam kejadian ini dan pihak kampus akhirnya menyetujui permintaannya yaitu hanya disuruh membersihkan kloset yang tersumbat karena kelakuan peserta. Dari kejadian tersebut  kita bisa belajar bahwa kita harus saling menghargai dan juga menjaga perkataan kita, jangan sampai apa yang kita perbuat bisa membuat orang lain tersinggung atau marah dan ingat juga jaga tingkah laku dan tata karma kita. Banyak hal yang dapat saya ambil dari kejadian ini dan banyak juga pengalaman yang saya dapat. Saya bisa tahu bahwa dalam sebuah kelompok harus tetap bekerjasama, kompak, dan ingat untuk saling mengasihi.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Fera Peronika Blogger Template by Ipietoon Blogger Template