KISAHKU
Sebelum kami
berangkat ke BUPER ( Bumi Perkemahan ) seminggu sebelum tanggal yang
ditentukan, kami mulai menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang harus kami
bawa. Saat persiapan yang reka kami
lakukan saya merasa kadang ingin marah kepada anggota saya karena mereka susah di atur tapi dari
semua ini saya juga belajar untuk
menjadi seorang pemimpin yang
bertanggung jawab walaupun hanya dari hal kecil.karena kita juga belajar dari
hal yang kecil barulah kita bisa mencoba untuk hal yang lebih besar. Setelah
persiapan selesai, kakak panitia mengecek apakah sudah beres semua atau belum. Setelah pengecekan selesai kami pun berkumpul
dihalaman untuk arahan selanjutnya sambil kami menunggu kendaraan yang kami
gunakan datang,kami diberi waktu untuk istirahat.
Saatnya kami berangkat ke BUPER(Bumi Perkemahan), kami
menempuh perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan dan ketika hamper tiba di
BUPER ( Bumi Perkemahan ), banyak peserta yang mabuk karena capek. Saat kami
datang,kami diarahkan untuk mendirikan tenda setelah kami mendirikan tenda,
kami persiapan untuk masak. Setelah kami masak dan makan, kami diarahkan
masuk ruangan untuk mempersentasikan
hasta karya yang telah kami buat.
Sesudah itu kami melakukan ibadah, ada hal yang tidak kami inginkan terjadi
saat kami pertama datang di BUPER (Bumi Perkemahan ), ada satu peserta yang
kerasukkan setelah mencari kayu ke hutan
ternyata kata kawan-kawannya dia berbicara hal-hal yang tidak pantas. Jadi dari
sini kita harus belajar menjaga kata-kata kita jangan sampai kita berbicara
yang tidak pantas karena kita manusia juga pasti marah kalau kita dibicarakan
orang lain apalagi mereka yang tidak kita lihat.
Setelah kejadian itu ada peserta yang kerasukan lagi dan saat mereka sudah sadar kami melanjutkan
acara kami dan setelah acara hari pertama selesai saatnya kami tidur dan
istirahat untuk kegiatan besoknya. Kami disana bangun tidur cepat jadi yang
tidak biasa untuk bangun cepat harus terbiasa, setelah bangun kami melakukan
senam pagi dan persiapn untuk upacara pagi, setelah itu saatnya masak dan
makan. Dan setelah itu kami terjun kea lam bebas kami tidak boleh mandi dulu
saat itu, setelah kegiatan hari ke 2 kami sangat merasa capek dan sampai hari
ke 3 saatnya kami persiapan untuk kegiatan yang lainnya dan juga persiapan
untuk pulang dari BUPER ( Bumi Perkemahan ). Ketika kami pulang tiba-tiba
diperjalanan banyak peserta yang mabuk dan kerasukan, ini hal yang belum pernah
saya lihat sebelumnya termasuk saya juga mabuk dan kondisi saya lemas saat
datang ke kampus saya tidak ingat apa-apa karena pingsan dan kami juga
diliburkan untuk hari seninnya.
Hari selasa yang kerasukan kambuh lagi dan kami mengadakan
doa bersama dikampus, ternyata tanpa kami duga roh jahat it uterus mengganggu
kami sampai-sampai dia memberi pesan melalui teman kami bahwa kami hanya mengusir dia bukan menyuruh dia tenang. Jika kami
tidak melalukan apa yang dia minta maka aka nada korban dalam kejadian ini dan
pihak kampus akhirnya menyetujui permintaannya yaitu hanya disuruh membersihkan
kloset yang tersumbat karena kelakuan peserta. Dari kejadian tersebut kita bisa belajar bahwa kita harus saling
menghargai dan juga menjaga perkataan kita, jangan sampai apa yang kita perbuat
bisa membuat orang lain tersinggung atau marah dan ingat juga jaga tingkah laku
dan tata karma kita. Banyak hal yang dapat saya ambil dari kejadian ini dan
banyak juga pengalaman yang saya dapat. Saya bisa tahu bahwa dalam sebuah
kelompok harus tetap bekerjasama, kompak, dan ingat untuk saling mengasihi.


0 komentar:
Posting Komentar